Denpasar – Badan Kesehatan Dunia (WHO) kembali memberikan bantuan vaksin anti rabies untuk anjing kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali mencapai 250.000 dosis. Bantuan vaksin tersebut merupakan bantuan tahap kedua dari WHO. Sebelumnya pada tahun lalu WHO juga telah memberikan bantuan vaksin mencapai 150.000 dosis.
Kepala Dinas Peternakan, Bali Putu Sumantra, mengatakan bahwa bantuan vaksin dari WHO pada tahun ini akan digunakan melakukan vaksinasi masal yang recananya akan dilaksanakan pada Oktober mendatang.
”Kalau vaksin yang diberikan nanti kurang kita akan mengajukan permintaan bantuan lagi kepada WHO” ujar Putu Sumantra kepada Selebzone.com, Senin (9/8).
Putu Sumantra menyebutkan hingga saat ini Dinas Peternakan Bali masih memiliki sekitar 400.000 dosis vaksin untuk anjing.
Berdasarkan data Dinas Peternakan Bali jumlah anjing yang telah divaksin di Bali mencapai 300.000 ekor anjing dan sekitar 100.000 ekor anjing telah dieleminasi karena diduga terinfeksi rabies.
Sumantra menambahkan selain melakukan vaksinasi masal Dinas Peternakan Bali juga akan melakukan eleminasi terhadap anjing-anjing liar di kawasan obyek wisata di Bali. Hal ini guna menghindari terjadinya kasus gigitan pada wisatawan.
Berdasarkan data Dinas Peternakan Bali jumlah anjing liar di Bali sekitar 10-15% dari populasi anjing yang ada di Bali. Dimana populasi anjing di Bali diprediksikan mencapai lebih dari 400.000 ekor.(Mul)
Artikel ini ditandai dengan tag anti rabies, Vaksin Anti Rabies (VAR), WHO