Karangasem – Setelah sejak Rabu (11/2) malam dinyatakan hilang, akhirnya Anak Agung Prabangsa (41), wartawan senior Harian Radar Bali ditemukan. Namun malang, wartawan yang menjabat sebagai redaktur halaman daerah ini, ditemukan telah tewas terbunuh dan jenasahnya dibuang ke laut.
Menurut perwira Humas Polres Karangasem Ajun Komisaris Polisi (AKP) Syamsul Hayat, korban ditemukan mengambang di perairan Selat Lombok oleh awak kapal feri penyeberangan KM Perdana Nusantara sekitar pukul 10.00 wita.
Saat itu salah satu awak kapal feri penyeberangan yang sedang menuju Padang Bai melihat jenasah mengapung di laut. Penemuan jenasah ini pun kemudian diberitahukan kepada pihak yang berwenang, yang kemudian melakukan pencarian sesuai dengan koordinat yang telah ditentukan oleh awak feri tersebut.
Tim evakuasi yang menemukan jenasah korban pun langsung mengevakuasi janasah korban ke darat dan dibawa ke Puskesmas Manggis. Dari Puskesmas manggis jenasah kemudian dibawa menuju ke RSUD Amlapura sebelum akhirnya dibawa ke RS Sanglah Denpasar untuk diotopsi demi kepentingan penyelidikan.(Gen)
Artikel ini ditandai dengan tag jurnalis
[...] Denpasar – Aliansi Jurnalis Independent (AJI) Denpasar mendesak Polda Bali segera menangkap aktor intelektual dibalik pembunuhan redaktur halaman Harian Radar Bali, Anak Agung Gde Prabangsa. [...]
[...] dua tersangka baru terkait pembunuhan terhadap Redaktur Halaman Daerah, Harian Radar Bali, Anak Agung Gde Prabangsa. Sebelumnya Polda Bali telah menetapkan 7 tersangka pembunuhan sadis [...]
Indonesia butuh orang2 kritis & benar2 perduli dengan bangsanya. Kanya hanya dengan itulah Indonesia bisa seja2r setidaknya = Amerika.
Step by step.
Mudah2an tetap ada orang2 sprt Änak Agung Prabangsa”yg mw memberitakan borok2 pemerintahan setempat meski tau resikonya.
MERDEKA !!!