Urumqi – Demonstrasi kembali melanda di kota Urumqi, Xinjiang, di belahan barat Cina, tempat sekitar 200 orang tewas dalam bentrokan antara warga etnis muslim Uighur beragama Islam dan warga Cina Han.
Seorang saksi mata mengatakan kepada BBC sekitar dua ribu warga Cina dari etnis Han berdemo, karena menganggap pemerintah tidak dapat menegakkan hukum.
Polisi mengatakan kepada media pemerintah bahwa unjukrasa tersebut terkait beberapa insiden penusukan dengan jarum suntik serangan terhadap warga etnis, termasuk Han dan Uighur.
Para saksi mata mengatakan massa pengunjukrasa berkumpul di pusat kota Urumqi, ibukota Xinjiang Cina barat. Mereka diduga warga etnis Cina Han.
Seorang pengusaha setempat menggambarkan pemandangan yang dia lihat.
“Orang Cina Han berunjukrasa di jalan-jalan sejak kemarin,” kata si pengusaha.
“Hampir semua orang di Urumqi mogok atau berunjukrasa,” tambahnya.
Pengunjukrasa marah terhadap tindakan pemerintah setempat sejak kerusuhan terjadi awal bulan Juli.
Sekitar 200 orang tewas dalam kerusuhan. Sebagian besar korban meninggal adalah penduduk Cina Han yang tewas saat suku Uighur mulai melakukan kerusuhan.
Dua hari kemudian, kelompok Cina Han mulai melakukan unjukrasa. Urumqi tegang selama beberapa hari, kata sejumlah orang. Seorang wanita mengatakan polisi bersenjata berpatroli dan berada di dalam bis bersama sejumlah warga penduduk.
Beberapa laporan menyebutkan penduduk sekarang diminta agar tetap berada di dalam rumah.(BBC/Gen)
Artikel ini ditandai dengan tag China, konflik Asia Barat, Uighur, Xinjiang
[...] tl_source = “bintanggerilja”;Urumqi – Demonstrasi kembali melanda di kota Urumqi, Xinjiang, di belahan barat Cina, tempat sekitar 200 [...]