Full Banner

Tato, Seni Purba yang Digandrungi Masyarakat Urban

tattoGentry Amalo – Selebzone.com
Kuta
– Tato dan tindik sudah lama menjadi bagian dari kehidupan manusia. Di Indonesia, beberapa suku di pedalaman nusantara telah lama mengenal tato dan tindik.

Lihat saja suku Anak Dalam di Sumatera, kemudian beberapa klan suku Dayak di Kalimantan, suku-suku di Timor bahkan di Papua, kesemuanya mengenal tradisi tato dan tindik ini sebagai bagian dari ritual adat dan religi suku mereka.

Dalam kelompok masyarakat urban seperti sekarang ini, tidak sedikit masyarakat yang merasa bahwa tato dan tindik adalah hal yang wajib dijauhi. Bahkan dalam agama tertentu seni tato dianggap sebagai ritual pemujaan terhadap Lucifer. Tidak jarang para penikmat seni tato dan tindik atau yang biasa disebut “kolektor” ini pun mendapat pandangan negatif dari masyarakat umum karena penikmat seni tato dan tindik kerap dianggap akrab dengan dunia kriminalitas.

Sementara disisi lain, kendati ditentang namun kedua jenis seni purba iniĀ  masih tetap menempati posisi tersendiri dalam beberapa kelompok pecinta seni tato dan tindik. Karena termarjinalkan, tidak heran jika para penikmat seni purba ini, kemudian muncul dan tumbuh menjadi kelompok eksklusif. Dari eksklusifitas para kolektor inilah membuat tidak sedikit anak muda yang kemudian mulai tertarik dan mencobanya.

Dari merekalah tato kemudian mulai dianggap sebagai gaya hidup, karena selain sebagai simbol sebuah komunitas atau geng tertentu, tato juga dipercaya dapat mempercantik dan menambah rasa percaya diri seseorang. Ekslusifitas inilah yang kemudian membuat anggota komunitas para penikmat seni purba ini mulai bertambah banyak. Ini terlihat dari makin maraknya studio-studio tato dan tindik di Indonesia termasuk Bali tentunya.

Selain itu, dari komunitas ini pula lahirlah sebuah media komunitas para penikmat seni purba. Di Bali misalnya, telah lahir Magic Ink, sebuah terbitan yang dibagi-bagikan secara cuma-cuma tidak hanya kepada para penikmat seni purba ini, tetapi juga kepada masyarakat luas.

Untuk mempererat sesama anggota komunitas penikmat seni tato dan tindik ini, Magic Ink, telah beberapa kali menggelar acara rutin seperti “Tattoo chill out” dan “ink nite”. Tujuannya tentu saja sebagai media komunikasi dan sosialisasi antar sesama penikmat seni tato dan tindik dengan masyarakat luas.

Nah, bagi anda para penikmat seni purba ini, atau bagi anda yang mau mengetahui seni tato dan tindik ini secara luas, silahkan perluas dan perdalam wawasan anda dengan Magic Ink ini, selamat berburu. (*)


Artikel ini ditandai dengan tag ,


Tinggalkan Komentar Balasan