Kopenhagen – Perdana Menteri Denmark Lars Loekke Rasmussen menggambarkan KTT perubahan iklim di Kopenhagen sebagai “kesempatan yang tidak boleh disia-siakan dunia.” Dalam pidato pembukaannya di KTT yang akan berlangsung selama dua pekan di ibukota Denmark tersebut, dia mengatakan kepada peserta konprensi dari 192 negara bahwa persetujuan “perubahan iklim yang kuat dan ambisius” dibutuhkan.