Jakarta – Desakan Greenpeace, Walhi dan Jatam agar pemerintah menghentikan ketergantungannya terhadap penggunaan batubara sebagai sumber energi adalah tidak rasional karena Indonesia masih sangat membutuhkannya. “Batubara merupakan salah satu sumber devisa negara yang besar. Selain itu, sangat banyak masyarakat yang kehidupannya tergantung dari hasil batubara,” kata Lalu Mara, juru bicara Aburizal Bakrie, pemilik pertambangan batubara [...]
Semarang – Indonesia kembali menjadi perhatian dunia internasional, setelah Kementrian Luar Negeri RI secara mendadak tidak memberikan ijin bagi kapal Rainbow Warrior memasuki perairan Indonesia pada Kamis (14/10) pekan lalu. Menurut juru bicara Kementrian Luar Negeri, larangan ini diberikan terkait adanya perbedaan keterangan yang diberikan pihak Greenpeace International dengan keterangan yang diberikan kantor perwakilan Greenpeace [...]
Cirebon – Batubara bisa saja tampak sebagai bahan bakar yang paling murah karena ketersediannya yang sangat besar. Namun, sejak dari penambangannya, pembakarannya sampai pembuangan limbahnya, dan di beberapa kasus, penggunaan kembalinya, batubara menyebabkan dampak yang sangat buruk pada lingkungan, kesehatan manusia dan kehidupan sosial dari masyarakat yang hidup dekat tambang, proyek pembangkit listrik dan situs [...]
Cirebon – Greenpeace Asia Tenggara menyerukan kepada pemerintah Indonesia untuk menggagalkan rencananya membangun lebih banyak Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) bertenaga batubara dan mulai membangun masa depan yang ditenagai energi bersih dengan sumber-sumber energi terbarukan. Seruan ini disampaikan Greenpeace pada peluncuran laporan “Batubara mematikan: Biaya tinggi untuk batubara murah, bagaimana rakyat Indonesia membayar mahal untuk [...]
Jakarta – Greenpeace Asia Tenggara, Senin (18/10) meminta pertemuan resmi dengan Kementrian Luar Negeri guna melakukan klarifikasi mengenai penundaan ijin masuk kapal kampanye Rainbow Warrior, untuk memasuki perairan Indonesia. Kapal utama Greenpeace ini dijadwalkan merapat ke Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta pada 13 Oktober yang lalu, namun karena keterlambatan memperoleh ijin akhirnya Rainbow Warrior tidak dapat [...]
Jakarta – Sinar Mas harus menghadapi fakta memalukan setelah auditor independen yang mereka tunjuk hari ini mengeluarkan pernyataan bahwa Sinar Mas dengan sengaja menyalah artikan hasil audit dan kemudian mempresentasikan hasil yang salah itu kepada masyarakat. Auditor independen ini juga membenarkan bahwa Sinar Mas telah melanggar hukum dengan melakukan pembukaan di lahan gambut dalam, serta [...]
Pekanbaru – Sebanyak 25 aktivis Greenpeace menghadang kapal ponton PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) yang bermuatan kayu dari konsesi perusahaan di hutan rawa gambut Semenanjung Kampar, Kabupaten Pelalawan, Riau, Kamis sekitar pukul 06.00 WIB. Aksi yang dimulai sekitar pukul 06.00 WIB itu dilakukan dengan memanjat ponton setinggi 15 meter.
Jakarta – Laporan Greenpeace tentang perusakan hutan oleh Asia Pulp and Paper (AAP) yang juga anak perusahaan Sinar Mas Group, telah membuat beberapa perusahaan terkemuka membatalkan kotrak termasuk dengan perusahaan minyak sawit Indonesia dan kertas raksasa. Selasa (6/7), Carrefour membenarkan bahwa pihaknya telah berhenti membeli produk APP untuk merek sendiri dan Tesco telah mengumumkan bahwa [...]
Jakarta – Divisi pulp and paper PT Sinar Mas yakni Asia Pulp and Paper (APP), masih terus melakukan perusakan hutan, membawa keanekaragaman hayati penting kearah kepunahan, dan jika terus dibiarkan, akan mengancam upaya Indonesia untuk mengatasi perubahan iklim. Demikian diungkap dalam sebuah laporan baru Greenpeace yang diluncurkan hari ini. Laporan yang diberi judul “Bagaimana Sinar [...]