Jakarta – Kemajuan dunia teknologi informasi saat ini membuat kerja para arkeolog semakin mudah. Adapun kemudahan ini bisa diperoleh dengan memanfaatkan piranti lunak seperti Google Earth. Seorang arkeolog Australia mengungkapkan bahwa hampir dua ribu situs arkeologi potensial di Arab Saudi ditemukan dari kursi kerjanya di Perth, Australia, berkat gambar satelit beresolusi tinggi dari Google Earth.
San Francisco – Para pengguna Internet mulai Kamis (5/2) dapat “menjelajahi” kehidupan dasar samudera berkat bertambahnya layanan fitur peta “Google Earth”. Selain itu, layanan fitur peta interaktif dunia maya ini juga membantu mereka yang tertarik dengan sejarah Perang Dunia II dengan beragam foto pengeboman kota-kota Eropa.