Wilbledon – Serena Williams menjadi juara tunggal putri Wimbledon, setelah mengalahkan kakaknya, Venus dalam dua set, 7-6 (7/3) 6-2. Ini merupakan gelar ketiga Wimbledon Serena dan yang pertama sejak 2003.
Sebenarnya sebelum pertandingan, Venus lebih diunggulkan karena sudah menjadi juara dalam dua tahun terakhir.
Venus juga dalam perjalanannya ke final tidak pernah kehilangan satu set pun, dan di semifinal menghancurkan petenis nomor satu dunia Dinara Safina, 6-1, 6-0.
Sementara itu Serena harus berjuang keras mengalahkan pemain Rusia Elene Dementieva dalam pertandingan tiga set, dan merupakan pertandingan semifinal Wimbledon terlama selama ini, yaitu 2 jam 49 menit.
Kemenangan ini, menjadikan Serena merebut gelar GrandSlam ke 11 kalinya, dan juga berarti besar bagi Amerika Serikat, asal kedua pemain, karena berlangsung di 4 Juli, hari peringatan kemerdekaan Amerika.
Final tunggal putra
Sementara itu final tunggal putra akan berlangsung pada Minggu (5/4) antara Roger Federer melawan Andy Roddick dari Amerika Serikat. Federer yang baru saja memenangkan turnamen lapangan tanah liat Perancis Terbuka, sedang mengejar gelar grandslam ke-15, guna melampaui rekor yang dipegang oleh Pete Sampras.
Apapun hasil pertandingan final, Federer mengatakan bahwa dia akan bermain tenis selama beberapa tahun lagi.
Federer yang baru berusia 27 tahun mengatakan bahwa istrinya Mirka menghendaki agar anak mereka masih akan melihat ayahnya bertanding di lapangan tenis.
Mirka sekarang sedang mengandung dan akan melahirkan beberapa bulan mendatang.
“Saya sangat mencintai pertandingan tenis, sehingga saya akan bertahan selama mungkin. Impian Mirka adalah bahwa anak saya bisa melihat permainan tenis saya. Jadi saya masih akan bermain beberapa tahun lagi karena Mirka.” tambah petenis asal Swiss tersebut.
Lokasi Olimpiade 2012 dimana pertandingan tenis juga akan diselenggarakan di Wimbledon, menjadi alasan lainnya bagi Federer untuk bertahan.(BBC/Gen)
Artikel ini ditandai dengan tag tennis