Renon - Hasil pantauan Dinas Peternakan Bali, kasus rabies atau anjing gila kini telah meluas di 7 Kabupaten/kota di Bali. Jika sebelumnya kasus Rabies hanya ditemukan di kabupaten Badung, Denpasar dan Tabanan, namun dari hasil uji laboratorium kasus rabies juga ditemukan di kabupaten Bangli, Buleleng, Karangasem dan Gianyar.
Kepala Dinas Peternakan Bali, Ida Bagus Alit, saat ditemui Selebzone.com di Renon (10/11) mengatakan, kini hanya 2 kabupaten yang masih belum ditemukan kasus rabies pada anjing yaitu kabupaten Klungkung dan Jembrana. Namun protap penanggulangan rabies tetap diberlakukan dikedua kabupaten tersebut dengan alasan Bali sebagai pulau yang kecil cukup mudah terjadinya penularan rabies.
Menurut Ida Bagus Alit, sebagai upaya penanggulangan, selain melakukan eleminasi, kini juga diberlakukan vaksinasi dengan menggunakan vaksin dengan reaksi vaksin dalam jangka panjang.
“Pada vaksin kedua kita akan pakai vaksin long acting atau vaksin dengan efek yang panjang. Kalau yang pertama kan short acting atau jangka pendek hanya 3 bulan” jelas Ida Bagus Alit.
Selanjutnya Ida Bagus Alit, mengatakan bahwa pihaknya menargetkan seluruh anjing peliharaan akan divaksinasi dengan menggelar vaksinasi masal. Sedangkan untuk anjing liar atau diliarkan akan dilakukan eleminasi.(Mul)
Artikel ini ditandai dengan tag Dinas Peternakan (Disnak) Bali, rabies