Full Banner

Pusat Penelitian Keragaman Hayati Diresmikan di Bali

Denpasar – Secara resmi Indonesia Biodiversity Resarch Centre (IBRC) Pusat Penelitian Keragaman hayati Indonesia diresmikan di Denpasar, Bali, Selasa (10/8). Pendirian IBRC ini meruapakan suatu usaha untuk pengembangan penelitian keragaman hayati Indonesia, dimana Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki megabiodiversity.

Kegiatan Dari IBRC ini di pusatkan di Laboratorium Biomedik Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana, Jl. Sesetan Gang Markisa Denpasar. IBRC dibangun atas kerjasama Amerika-Indonesia dan didanai oleh United States Agency For International Development (USAID).

Salah satu kolaborator dan inisiator IBRC Prof Dr. I Gusti Ngurah Mahardika menyatakan IBRC akan mengakomodasi penelitian, pelatihan, jasa pengujian specimen dan koleksi spesies.

“IBRC adalah magnet untuk menarik peneliti Indonesia dan internasional untuk melakukan kajian biodiversitas”, papar Gusti Ngurah Mahardika.

Ngurah Mahardika menyampaikan pendirian IBRC juga bertujuan memfasilitasi peneliti asing untuk melakukan penelitian di Indonesia dan mengembangkan lahirnya peneliti-peneliti muda di Indonesia. Melalui keberadaan IBRC juga diharapkan akan semakin terungkap kekayaan keragaman hayati Indonesia yang cukup melimpah.

Sementara Peresmian IBRC ditandai dengan penandatanganan piagam kerjasama antara Rektor Universitas Udayana, Rektor Universitas Papua, Rektor Universitas Diponogoro dan Perwakilan Universitas California. Peresmian juga diikuti dengan simposium pendekatan molekuler untuk mempelajari biodiversitas Indonesia.(Mul)


Artikel ini ditandai dengan tag , , , , ,


Tinggalkan Komentar Balasan