Denpasar – Kasus pembunuhan berencana yang menimpa wartawan senior Radar Bali, A.A. Prabangsa hingga kini masih menjadi misteri. Kendati beberapa indikasi telah mengarah kepada calon tersangka namun pihak kepolisian masih belum juga dapat mengungkap motif maupun pihak-pihak yang terlibat.
Munculnya berbagai kasus kriminalitas yang lain dalam tiga pekan belakangan ini, membuat polisi semakin terkesan kehilangan fokus penyelidikan pada kasus memilukan ini.
Akibat lambannya kerja pihak kepolisian ini membuat AJI Denpasar bersama komponen organisasi profesi wartawan, kalangan LSM, dan keluarga besar wartawan di Bali, menyampaikan desakan kepada Kapolda Bali, Irjen Pol Teuku Ashikin Husein segera mengungkap motif kasus pembunuhan A.A. Prabangsa, termasuk menangkap pelaku pembunuhan.
AJI Denpasar, mendesak Kapolda Bali untuk menyelidiki semua kemungkinan mengenai latar belakang kasus tersebut, baik yang bersifat masalah pribadi maupun yang terkait dengan posisi korban sebagai redaktur halaman daerah Harian Rada Bali.
Dalam kesempatan ini, Bambang Wiyono, Ketua Aji Denpasar, mengimbau masyarakat untuk tidak menggunakan cara-cara kekerasan dalam menyelesaikan suatu masalah, khususnya yang terkait dengan pemberitaan dan profesi wartawan.
Menurut Bambang, untuk menyelesaikan masalah-masalah terkait profesi seorang jurnalis, masyarakat semestinya menggunakan mekanisme sesuai UU Pokok Pers atau melaporkan langsung perilaku oknum wartawan yang melanggar kode etik profesi kepada media tempat wartawan bekerja, organisasi wartawan, dan Dewan Pers.
A.A. Prabangsa ditemukan tewas mengenaskan pada 16 Februari 2009, setelah hilang sejak 11 Februari 2009. Beberapa hari setelah mayatnya ditemukan mengambang di perairan sekitar pelabuhan Padang Bai, Kab. Karangasem, Kapolda Bali mengeluarkan pernyataan bahwa A.A. Prabangsa merupakan korban pembunuhan berencana.(Gen)
Artikel ini ditandai dengan tag jurnalis
Bersama ini saya mememohon dengan sangat hormat kepada bapak kapolda biar cepat bisa mengukap dalang dan motif dari pada pembunuhan ini.
Seandainya ini bisa terungkap tuntas kami sebagai masyakat Bali akan berterimakasih sekali kepada bapak dan kami doakan biar bapak dapat jabatan yang lebih tinggi lagi seperti halnya Bapak Mangku Pastika.