Sanur – Ratusan orang dari berbagai kalangan dan usia, memenuhi ruang pameran lukisan di MahaArt Gallery Sanur, guna menyaksikan pameran tunggal sekaligus peluncuran otobiografi perupa abstrak Made Budhiana.
Pameran yang bertajuk “Melintas Cakrawala: Crossing The Horison” ini memamerkan sedikitnya dua puluh lukisan abstrak yang terbuat dari berbagi media.
Sebagai perupa kreatif, selama berkesenian Made Budhiana tidak hanya terpaku pada bidang kanvas semata, tetapi juga memanfaatkan media lain seperti kertas koran serta kertas bekas bungkus rokok sebagai media ekspresi kreatifnya.
Dalam menggoreskan warna pun, Made Budhiana juga tidak hanya tergantung pada cat minyak seperti pelukis kebanyakan, tetapi juga pada tinta, cat air, pastel warna dan medium lainnya.
“Sosok Budhiana adalah sosok yang cerdas, kreatif dan berkarakter” ungkap Frans Nadjira, saat didaulat membuka acara pameran tunggal Made Budhiana di MahaArt Gallery – Sector Sanur, Rabu (26/5) malam.
Kepada Selebzone.com, Frans Nadjira, mengatakan seorang Budhiana adalah sosok yang kukuh untuk tidak menjadi “seniman pasaran”.
“Hingga hari ini saya merasa belum ada yang bisa menyamai karakter Budhiana, yang tidak tergiur pada pasar seni rupa Indonesia dan dunia, Budhiana cenderung menyepi dari hiruk pikuk pasar lukisan yang sering membuat seorang perupa nyaris tidak memiliki posisi tawar dengan para kolektor dan galeri,” imbuh Frans Nadjira.
Karakter Made Budhiana yang cukup kuat ini juga diakui banyak kalangan. Berhasil membawa karya-karya Budhiana ke dalam ruang pamer publik adalah sesuatu yang luar biasa.
“Sungguh hebat orang berhasil membujuk dan mengajak Made Budhiana untuk berpameran seperti ini, sehingga karya-karya yang luar biasa ini bisa disaksikan masyarakat seni secara luas,” ujar Jango Paramartha, seniman yang juga kartunis Bali.
Senada dengan Frans Nadjira, Jango Paramartha mengatakan bahwa lukisan abstrak Made Budhiana sungguh sangat berkarakter, garis abstrak yang dihasilkannya sudah berada pada kelas dunia, khususnya Eropa.(Gen)
Artikel ini ditandai dengan tag Made Budhiana, Melintas Cakrawala: Crossing The Horison, Pameran Lukisan