Gianyar – Departemen pekerjaan umum mempertimbangkan untuk mengambil alih proyek pembangunan jalan penghubung Pulau Serangan- Tanjung Benoa. Mengingat hingga saat ini belum ada investor yang berminat untuk berinvestasi membangun jalan tol Serangan-Tanjung Benoa.
Saat ditemui Selebzone.com di Ketewel, Gianyar, Menteri Djoko Kirmanto mengatakan berdasarkan analisis, investor menolak untuk mengambil proyek jalan Serangan – Tanjung Benoa karena proyek tersebut tidak memiliki nilai ekonomis.
“Tidak visible, jadi kalau itu diserahkan pada investor, investor membangun itu dananya tidak bisa dikembalikan dari tarif tol. Karena harganya mahal, trafiknya tidak cukup. Sehingga tidak mungkin diserahkan begitu saja ke investor” kata Djoko Kirmanto.
Sebelumnya pembangunan jalan penghubung Serangan – Tanjung Benoa diharapkan dapat mengatasi kemacetan di jalan By-Pass Ngurah Rai yang merupakan jalan penghubung Denpasar – Nusa Dua.
Jalan ini juga diharapkan dapat membantu kelancaran akses pariwisata dari kawasan pariwisata Nusa Dua ke kawasan pariwisata lainnya seperti Kuta dan Sanur.(Mul)
Artikel ini ditandai dengan tag pembangunan