Denpasar – Lembaga Kesehatan Dunia (WHO) memberikan bantuan Vaksin Anti Rabies (VAR) kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali mencapai 18.000 vial. Bantuan tahap pertama WHO ini telah diterima Rabu (18/8) sebanyak 2.600 vial, sedangkan sisanya sebanyak 15.500 vial diharapkan datang dalam waktu satu bulan kedepan.
Kepala Dinas Kesehatan Bali dr.Nyoman Sutedja berharap bantuan VAR dari WHO ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan VAR di Bali. Mengingat hingga saat ini tercatat 5 Kabupaten Kota di Bali mengalami kekurangan VAR. Kabupaten/Kota tersebut diantaranya Karangasem, Denpasar, Badung, Klungkung dan Bangli.
Nyoman Sutedja mengungkapkan, menurut rencana VAR bantuan WHO akan mulai dibagikan kemasing-masing kabupaten/kota mulai Jumat (20/8).
”Kita akan bagikan ke masing-masing kabupaten 200 vial, sambil menunggu bantuan periode kedua” jelas dr. Nyoman Sutedja saat ditemui Selebzone.com, Kamis (19/8).
Nyoman Sutedja menyebutkan Pemprov Bali sendiri telah mengalokasikan dana mencapai Rp. 7 Milyar untuk pembelian VAR. Selain itu Bali juga mendapatkan bantuan VAR dari pemerintah pusat mencapai 18.000 vial.
Jika dihitung secara total hingga September mendatang Bali akan memiliki cadangan VAR mencapai 119.000 vial. Jumlah tersebut diperkirakan akan mampu memenuhi kebutuhan VAR hingga 7 bulan kedepan.(Mul)
Artikel ini ditandai dengan tag Dinkes Bali, Pemprov Bali, Vaksin Anti Rabies (VAR), WHO