Full Banner

Dan Malam Kian Mendalam

sajak Wayan Sunarta

aku tak tahu
cangkir kopi itu
bicara apa
pada malam
sekeping kata
yang jatuh
berdenting
sekotak kota
dalam bayang
kemarau
untuk pergi
atau kembali
aku tak tahu

pohon jati yang berbaris
seperti membentuk selarik mimpi
jendela, kaca retak, rel kereta api
dan kau yang tertunduk tanpa kata

hanya angin di luar
mengantar sesamar kabar
hanya angin di dalam
memendam hari muram

beri suara pada yang tiada
pada desis puntung rokok di sisa kopi
pada mungkin yang seperti puisi
yang meluntur perlahan
perlahan…

2000


Artikel ini ditandai dengan tag , ,


Tinggalkan Komentar Balasan