“Bali Clean Up Day”, Delapan Truk Sampah Plastik Berhasil Dikumpulkan Dalam Sehari

Badung – Dari sembilanbelas lokasi yang menjadi tempat kegiatan Bali Clean Up Day, terkumpul kurang lebih delapan truk sampah plastik. “Semestinya bisa lebih banyak yang bisa terkumpul, tetapi sejak pagi hampir seluruh lokasi diguyur hujan, dari Uluwatu, Sanur hingga Mengwi,” ujar Mulyono, salah satu koordinator lapangan.

“Di satu lokasi di Mengwi saja terkumpul dua truk sampah plastik. Sayang karena hujan deras mereka hanya bisa bergerak di lingkungan sekolah. Padahal rencana semula murid murid dari empat SMU di Mengwi bermaksud melanjutkan acara clean up di Taman Ayun,” imbuh Mulyono kepada Selebzone.com.

Kegiatan yang bertajuk Bali Clean-Up Day ini dilakukan di 19 lokasi terpisah, yakni di Tejakula, Lovina, Bedugul, Ubud, Mengwi, Kuta, Kedonganan, Suluban, Padang-padang, Uluwatu, Nusa Dua, Tanjung Benoa, Pelabuhan Benoa, Pulau Serangan, Padang Sambian dan Sanur.

Kegiatan Bali Clean Up Day juga dilakukan sekitar 60 peselancar dan pegawai Ripcurl didukung masyarakat setempat berhasil mengumpulkan dua truk sampah plastik dari kawasan Uluwatu, Suluban, Padang-padang dan Blue Point.

“Kalau tenaga dan peralatan mencukupi, sebenarnya lebih dari lima hingga 10 truk bisa kami kumpulkan. Tetapi lokasi surfing sangat terjal dan sulit dijangkau. Kami akan kembali dalam waktu dekat untuk mengangkut dan membenahi sampah berserakan terutama di kawasan Blue Point,” ujar James Hendy dari RipCurl sebagai koordinator lapangan untuk tiga wilayah Clean up di Bali paling selatan ini.

“Karena alasan medan yang cukup sulit, kami tidak bisa melibatkan anak anak sekolah. Terlalu berat dan berbahaya. Juga wilayah Uluwatu, Suluban, Padang-padang dan Blue Point terpaut jauh satu sama lain, cukup jauh dari lingkungan sekolah. Mereka tidak aman untuk berjalan kaki dari sekolah menuju lokasi,” imbuh James.(Sup/Gen)


Artikel ini ditandai dengan tag


Tinggalkan Komentar Balasan