ASITA Pertanyakan Retribusi Pengalungan Bunga di Bandara Ngurah Rai Bali

Denpasar – Asosiasi Biro Perjalanan Wisata (Asita) mempertanyakan kebijakan PT Angkasa Pura I Bandara Ngurah Rai Bali yang memungut restrubusi pengalungan bungan pada wisatawan.

Menurut Asita restribusi tersebut sangat tidak masuk akal mengingat para penjembut terutama dari kalangan biro perjalanan wisata harus membayar untuk pengalungan bungan pada suatu perusahaan.

Ketua Asita Bali All Purwa berharap PT Angkasa Pura I Bandara Ngurah Rai Bali meninjau kembali kebijakan tersebut. Mengingat tradisi pengaluhan bungan pada awalnya bagi masyarakat Bali merupakan bentuk penghormatan kepada tamu yang datang ke Bali dan menjadi bagian dari pelayanan bagi wisatawan yang datang ke Bali.

“kebiasaan kita itu kan memberikan pelayanan yang baik, terutama terhadap VIP memberikan kalungan bungan, kalau setiap travel agent yang datang ke airport memberikan kalungan bunga bahwa tamu itu adalah VIP dan ini merupakan satun yang baik dari masyarakat Bali” tegas All Purwa saat ditemui Selebzone.com di Denpasar, Selasa (7/2).

All Purwa juga menegaskan kebijakan pemungutan restribusi pengalungan bunga seharusnya tidak boleh diberlakukan, karena merupakan kebijakan yang aneh. Menjadi semakin janggal ketika retribusi tersebut harus dibayarkan kepada sebuah perusahaan.(Mul)


Artikel ini ditandai dengan tag


Tinggalkan Komentar Balasan