Denpasar – Dinas Kesehatan (Diskes) Bali mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana untuk terlibat dalam program Jaringan Kesehatan Bali Mandara (JKBM) yang merupakan program jaminan kesehatan gratis bagi masyarakat Bali dengan jaminan pembiayaan hingga rawat inap dengan standar perawatan kelas tiga.
Kepala Dinas Kesehatan Bali dr. Nyoman Sutedja saat ditemui Selebzone.com di Denpasar, Kamis (7/1) pagi mengimbau agar Pemkab Jembrana tidak mengorbankan masyarakat demi mempertahankan ego dengan alasan telah memiliki program Jaringan Kesehatan Jembrana (JKJ) yang hanya didukung Rumah Sakit Umum daerah (RSUD).
Padahal RSUD Jembarana masih berstatus kategori C dan hanya memiliki 4 program spesialis. Sementara disisi lain masyarakat Jembrana memerlukan layanan yang lebih baik.
”Tentunya masyarakat mempunyai hak untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih, mudah-mudahan hal ini dapat menjadi perhatian Pemkab Jembrana” papar dr. Nyoman Sutedja.
Nyoman Sutedja juga berharap pada enam bulan kedepan, dalam evalusi program JKBM, Pemkab Jembrana dapat menunjukkan itikad baik untuk ikut dalam program JKBM karena bertujuan untuk mewujudkan Bali sebagai satu kesatuan pulau dan kesatuan provinsi.(Mul)
Artikel ini ditandai dengan tag Dinas Kesehatan Bali, pelayanan kesehatan masyarakat