Full Banner

Atasi Rabies, DPRD Bali Alokasikan Dana Cadangan Rp.15 Milyar

Denpasar - DPRD Bali mengalokasikan dana cadangan mencapai Rp.15 Milyar bagi upaya penanggulangan rabies. Alokasi dana tersebut lebih difokuskan bagi upaya penyediaan vaksin anti rabies (VAR) di Bali. Mengingat tingginya kebutuhan vaksin anti rabies ditengah meningkatnya kasus gigitan anjing yang terjadi di Bali.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Bali, Karyasa Adnyana saat ditemui Selebzone.com di Renon, Kamis (7/1) pagi mengungkapkan alokasi dana cadangan ini juga sebagai bagian dari antisipasi terhadap penularan rabies yang lebih meluas di Bali, karena dari sembilan Kabupaten/kota di Bali, tujuh diantaranya telah ditetapkan sebagai daerah tertular rabies.

Menurut Karyasa Adnyana, alokasi dana cadangan ini juga sebagai bentuk komitmen dari DPRD Bali untuk mewujudkan Bali bebas rabies 2012.

”Karena kita targetkan ini bebas rabies tahun 2012. dan saya yakin kalau ada yang mendesak kita bisa atasi, dan kita akan terus memantau agar jangan sampai ada orang yang kena rabies tidak dirawat” tegas Karyasa Adnyana.

Karyasa Adnyana berharap dengan adanya alokasi dana cadangan ini, kedepan tidak ada lagi terjadi kekurangan stok vaksin anti rabies di Bali.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Bali, jumlah kasus gigitan anjing di Bali hingga saat ini telah mencapai 23.000 kasus. Dari jumlah tersebut 28 orang dintaranya meninggal dunia dan berdasarkan hasil uji laboratorium hanya 6 orang yang dinyatakan positif rabies.(Mul)

Join the forum discussion on this post - (1) Posts
  • Share/Bookmark

Artikel ini ditandai dengan tag , , ,


Tinggalkan Komentar Balasan