Full Banner

Program JKBM, Pemprov Bali Alokasikan Dana Rp. 180 M

Denpasar – Pemerintah Provinsi Bali mengalokasikan dana mencapai lebih dari Rp. 180 Milyar bagi Program Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM) yang mulai berlaku 1 Januari 2010.

Program Jaminan Kesehatan Bali Mandara merupakan program jaminan kesehatan secara gratis bagi masyarakat Bali dengan jaminan pembiayaan hingga rawat inap dengan standar perawatan kelas tiga.

Kepala Dinas Kesehatan Bali dr. Nyoman Sutedja mengatakan dengan berjalannya program JKBM maka masyarakat Bali tidak perlu lagi takut berobat dengan alasan keterbatasan biaya.

Sebab cukup dengan menunjukkan karta Tanda penduduk masyarakat sudah mendapatkan pengobatan secara gratis. Dimana alokasi dana yang diberikan oleh pemerintah provinsi Bali kepada kabupaten/kota di Bali disesuaikan dengan jumlah penduduk dan pendapatan asli daerah.

”Ini disesuaikan dengan jumlah penduduk miskin dan PAD, sehingga peran daerah kabupaten juga terlihat, walaupun ada bantuan hibah dana dari pemerintah provinsi” kata Nyoman Sutedja saat ditemui di Denpasar, Selasa (5/1) siang.

Nyoman Sutedja juga menyebutkan dari 9 kabupaten Kota di Bali hanya Kabupaten jembrana yang menolak untuk terlibat dalam program JKBM.

Dimana pemerintah Kabupaten Jembrana beralasan telah menrapkan program Jaringan Kesehatan jembrana (JKJ) dengan sistem yang lebih baik dari JKBM.(Mul)

Join the forum discussion on this post - (1) Posts
  • Share/Bookmark

Artikel ini ditandai dengan tag


1 Komentar

Trackbacks & Pingbacks

Program JKBM, Pemprov Bali Alokasikan Dana Rp. 180 M | Semeton Bali

[...] Baca selanjutnya di: Program JKBM, Pemprov Bali Alokasikan Dana Rp. 180 M [...]

Tinggalkan Komentar Balasan