Denpasar, Dinas Kesehatan Bali menargetkan seluruh kabupaten/kota di Bali hingga akhir tahun ini telah memiliki rabies center (pusat penanggulangan dan pengobatan rabies). Di tiap kabupaten kota ditargetkan minimal memiliki 2 rabies center.
Kepala Bidang Pegendalian penyakit dan penyehatan lingkungan Dinas Kesehatan Bali dr. Ketut Subrata ketika ditemui di Denpasar (8/11) menyatakan rabies center yang ada di masing-masing kabupaten/kota rata-rata di bangun di Rumah Sakit Umum Daerah atau di Puskesmas yang mudah dijangkau oleh masyarakat. Hal ini sebagai bagian dari upaya mewujudkan Bali bebas rabies 2012.
Menurut Subrata dari 9 Kabupaten Kota di Bali hingga kini hanya 2 kabupaten yang belum memiliki rabies center yaitu Klungkung dan Karangasem. ”Hanya 2 kabupaten yang belum ada dan kesiapannya sedang di garap. Karangasem dan Klungkung masih dalam tahap persiapan, ini akan dibangun di rumah sakit dan puskesmas” ujar dr. Ketut Subrata.
Kepala Bidang Pegendalian penyakit dan penyehatan lingkungan Dinas Kesehatan Bali dr. Ketut Subrata menyampaikan sejak September 2008 hingga saat ini kasus dugaan rabies di Bali mencapai 15 kasus dan 4 kasus diantaranya dinyatakan positif rabies. Selain itu masih terdapat 2 kasus yang masih menunggu konfirmasi uji laboratorium. (mlt)