Full Banner

Penanggulangan Rabies di Bali Dikhawatirkan Gagal

shasa1Tabanan – Lembaga Pemerhati Penularan Rabies di Bali atau Bali Rabies Forum (BRF) memastikan target Pemerintah Provinsi (pemprov) Bali yang menetapkan Bali bebas rabies pada 2012 akan gagal.

Kegagalan ini akan terjadi jika Pemprov Bali tetap mengedepankan eleminasi dalam penanggulangan rabies. BRF menilai penanggulangan rabies dengan cara mengeleminasi sejumlah anjing, tidak evektif karena perkembangan populasi anjing dapat berkembang dengan cepat.

Kepada Selebzone.com, drh. Wita Wahyu yang ditemui di Tabanan, Rabu (4/11) menegaskan cara yang efektif untuk melakukan penanggulangan rabies pada masyarakat yang memiliki kebiasaan meliarkan anjing peliharaan adalah dengan cara vaksinasi. Namun vaksinasi yang digunakan adalah vaksin yang memiliki kemampuan dalam jangka panjang.

”itu harus menggunakan vaksin jangka panjang, jangan tiga bulan ditangkap vaksin lagi, itu vaksin yang waktunya cukup panjang. Apalagi rata-rata 70 persen populasi anjing di Bali diliarkan” tegas drh. Wita Wahyu yang juga salah satu anggota Bali Rabies Forum.

Selanjutnya Wita Wahyu menyatakan eleminasi dalam penanggulangan rabies sebenarnya hanyalah pilihan terakhir. Dalam proses eleminasi juga harus dilakukan secara selektif yakni hanya pada anjing yang menunjukkan ciri-ciri terinfeksi rabies.(Mul)

  • Share/Bookmark

Artikel ini ditandai dengan tag ,


Tinggalkan Komentar Balasan