Tabanan – Departemen Kesehatan merekomendasikan kabupaten/kota di seluruh Indonesia untuk membangun rabies center sebagai upaya untuk mempercepat penanggulangan rabies di Indonesia. Pembangunan Rabies Center ini juga sebagai bagian dari langkah menuju Indonesia bebas rabies 2015.
Demikian disampaikan Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, Tjandra Yoga Aditama, saat acara peringatan Hari Rabies Se-dunia yang berlangsung di Tabanan, Bali Rabu (4/11).
Menurut Tjandra Yoga Aditama, Rabies Center ini sangat diperlukan mengingat beberapa daerah di Indonesia termasuk daerah penularan dan beberapa daerah lainnya merupakan daerah rawan penularan rabies. Diharapkan Rabies Center ini akan menyiapkan vaksin anti-rabies untuk mempercepat pelayanan bagi korban gigitan anjing.
“Tentunya pemerintah Kabupaten dan provinsi juga menyediakan vaksin, walaupun pemerintah pusat menyediakan stok vaksin mencapai ribuan vaksin yang dikhususkan bagi daerah-daerah yang membutuhkan.” tegas Tjandra Yoga Aditama.
Selanjutnya Tjandra Yoga Aditama, menyebutkan dari rata-rata kasus gigitan anjing di 24 propinsi tertular rabies selama 2005 hingga 2009 mencapai 18.400 kasus. Dimana Kasus tertinggi terjadi di Sulawesi Utara dan Sulawesi Selatan.(Mul)
Artikel ini ditandai dengan tag Departemen Kesehatan, rabies, Rabies Center
[...] Baca selanjutnya di: Depkes Minta Kabupaten/Kota Bentuk “Rabies Center” [...]