Full Banner

Telkomsel Flash Dikeluhkan ‘Facebooker’ Bali

logo-telkomselDenpasar – Dalam beberapa hari terakhir pengguna aktif jejaring sosial Facebook di Denpasar mengeluhkan betapa buruknya pelayanan Telkomsel, khususnya bagi pengguna Telkomsel Flash.

Umumnya keluhan yang mengemuka melalui jejaring sosial facebook tersebut memprotes tidak sesuainya kecepatan nyata dengan kecepatan yang ditawarkan pada masa promosi.

“Gila, Telkomsel Flash masih error juga. Parahnya lagi tidak ada pemberitahuan apalagi permintaan maaf dari Telkomsel. pelanggan harusnya dapat kompensasi dari buruknya layanan ini..” ungkap Anton Muhajir, Facebooker yang juga wartawan lepas pada beberapa media nasional dan internasional ini pada status Facebook-nya, Selasa (18/8).

“Siyal…siyal..tiga hari Telkomsel Flash kolaps di Bali. Siapa yang tanggungjawab?” ungkap Luh De Suriyani, kontributor koran The Jakarta Post di Bali, seraya meminta telkomsel menjelaskan kepada para pelanggannya.

Tidak sedikit diantara para Facebooker ini mengeluhkan penurunan kualitas tersebut semenjak Telkomsel menggelar promosi besar-besaran paket unlimited yang kini tidak hanya terbatas untuk pelanggan korporat.

Banyak yang menduga, jaringan yang dimiliki Telkomsel tidak siap dengan membludaknya pelanggan baru pada masa promosi ini.

Para Facebooker ini mengeluhkan betapa lambatnya kecepatan akses internet yang diberikan Telkomsel Flash tepat beberapa hari menjelang peringatan 17 Agustus.

Selain keluhan terhadap lambatnya akses internet, keluhan lain yang dialamatkan kepada Telkomsel adalah betapa tidak membantunya customer service (CS) yang disedikan melalui nomer kontak 111.

“..Telkomsel Flashnya ancur, ga bener-bener telpon CS 111 ga guna banget, Telkomsel jangan omong doank, masa’ dua minggu ga dapet speed sesuai ketentuan. ini dah mau billing cycle lagi..” keluh Rian Aditya, Facebooker yang tinggal di Surabaya, Jawa Timur.

Customer Service Telkomsel yang sebelumnya sempat menjadi salah satu CS yang terbaik itu, kini tidak lagi membuka komunikasi antara petugas customer service dengan penggunanya. Pengguna yang menghubungi nomor pelayanan tersebut hanya disuguhi informasi aneka produk yang ditawarkan pihak Telkomsel.

Untuk diketahui, sejak 12 hingga 17 Agustus lalu para pelanggan Telkomsel flash susah mengakses internet. Beberapa media lokal Bali sempat memberitakan telah terjadi gangguan akibat putusnya jaringan kabel bawah laut yang membentang di selat Bali, akibat tersangkut jangkar sebuah kapal.

Namun ada dugaan penyebab lain yakni karena pembongkaran sekitar 60 menara Base Transceiver Station (BTS) yang disinyalir tidak memiliki Ijin Mendirikan Bangungan (IMB) oleh Pemerintah Kabupaten Badung.(AN/Gen)

  • Share/Bookmark

Artikel ini ditandai dengan tag , ,


1 Komentar

Saya setuju dengan bung Anton Muhajir. Seharusnya ada press release dan juga kompensasi bagi pelanggan Telkomsel yang dirugikan oleh buruknya layanan.

Jangan cuma tegas memblokir pelanggan yang telat bayar…..

Tinggalkan Komentar Balasan